Semboyan Cinta
Dendang asmara
Beruntai irama jiwa
Menghapus sepi
Yang melanda hati
Rindu yang pilu
Bertahta ragu
Semboyan cinta
Menorah luka
Lumbir, 30 Mei 2016
Pagi-Pagi
Pagi-pagi melenyapkan sunyi
Siang-siang berbinar luka
Sore-sore berlinang duka
Malam-malam bertabur asa
Lumbir, 30 Mei 2016
Simbol Cinta
Simbol cinta
Bersayapkan asmara
Terbang tinggi
Dalam angkasa cinta
Bidadari surga
Berparas ayu
Bergemulai nada
Lumbir, 30 Mei 2016
Tamu Cinta
Kala remaja menyapa
Banyak bunga terlena
Para kumbang bertamu
Tiada bosan merayu
Rayuan maut asmara
Bunga-bunga pun
tak berdaya
Lumbir, 30 Mei 2016
Nada-Nada Dunia
Nada-nada dunia
Penuh warna
Suara jiwa menggema
Penuh asa
Rintihan, rayuan
Teriakan
Bergantian tanpa
Beban
Dunia yang berwarna
Telah terpatri
Dalam sabda
Lumbir, 30 Mei 2016
Senyum
Senyummu merindu
Kecup bayang
Kekasih mengadu
Menoleh angan
Penuh beban
Tanpa daya
Dalam ingatan
Lumbir, 30 Mei 2016
Rindu Padamu
Matahari mengerang rindu
Langit seakan tak mau tahu
Angin terhempas rasa ragu
penuh pilu
Burung-burung kabari cinta
Serpihan kegelisahan sirna
Nada-nada alam bersimfoni
Rindu, rindu hatiku rindu padamu
Bila sehari saja aku tidak berjumpa
denganmu
Hatiku terasa rindu
Dalam kesdaranku aku berharap
Kita akan selalu bersama
Dalam suka maupun duka
Hilangkan kesalah pahaman
Diantara kita
Kuingin membelai rambutmu
Kuingin menikahimu
Kuingin memilikimu seutuhnya
Aku ingin kita akan selalu bersama
Dan tak akan terpisahkan untuk
Selama-lamanya
Cintaku hanya untukmu
Engkaulah pujaan hatiku
Kuharap kau kan selalu setia padaku
Menemani sisa langkah gelisah
Bertahtakan rasa terindah
Penuh tawa nan bahagia
Bimbang di hati pun sirna
Semua karenamu sayangku
Lumbir, 1 Juni 2016
Rindu Pada Kekasihku
Dimalam yang sunyi
Tiada bintang yang menyinari
Hati ini teriris sepi
Mengingatmu tiada habis
Gelora di dada ini
Makin bergemuruh seru
Ombak cintakku
Telah berlabuh
Irama kerinduan ini
Telah terpatri
Dari waktu yang tak mau berbagi
Menahan hasrat rinduku ini
Hatiku rindu pada kekasihku
Engkaulah yang selama ini
Aku cintai, aku sayangi
Engkaulah gadis impianku
Dikala hatiku resah
Wajahmu selalu terbayang
Ku tak akan pernah melepaskanmu
Ku ingin selalu berada di sampingmu
Semua rasa cinta, rasa kasih,
Rasa sayang hanyalah untukmu
Engkaulah bidadariku…….
Engkaulah cintaku…….
Engakaulah cinta sejatiku
Lumbir, 1 Juni 2016
Tentang Penulis

Ari Vidianto,lahir di Banyumas, 27 Januari 1984. Bekerja sebagai Guru di SD Negeri 2 Lumbir.Bukunya yang sudah terbit yaitu Ibu Maafkan Aku ( Pustaka Kata, 2015 ) & Wajah-Wajah Penuh Cinta ( Pustaka Kata, 2016 ). 17 buku Antologi dan banyak karya yang dimuat di Media Massa seperti di Majalah Sang Guru, Ancas,SatelitPost, Tabloid Gaul, Readzone.com, Buanakata.com,Sultrakini.Com, Riaurealita.Com,Duta Masyarakat, Solopos, Radar Mojokerto, Kedaulatan Rakyat dll . No Hp 085726348627, Facebook Ari Vidianto & Penulis Lumbir, email : ari.vidianto@gmail.com