Jangan kaget, itu cuma ilusiku. Tapi bukan tanpa alasan. Bermula dari menyimak tulisan-tulisan Hudan Hidayat belakangan ini, yang asyik bicara tentang kematian. Bahkan ia bilang, “Kematian dalam bahasa – bukan kematian yang nyata.” Atau, ada irama kematian dan bukan irama kehidupan. Luar biasa [sungguh pun ia juga mengulas karya-karya para sastrawan baik di dalam maupun di manca negara, yang bicara tentang kematian], seolah ia sedang jatuh cinta pada dunia yang dalam realitas terabaikan walau jelas suatu keniscayaan.
Lanjutkan membaca Kiamat Sudah Dekat
