Puisi Ferry Fansuri

Lama tanpaMu

Dalam sujudku ku mengingatMu

Terkadang hambamu ini lupa akan diriMu

Tapi sungguh dalam lubuk ini ada Kamu

Bergumul napsu kerumunan dunia

Berselimut selubung ilusi

Aku lama tanpaMu

 

Surabaya, Maret 2017

 

Badai Dejavu

Gemuruh badai itu

Datang menerpaku

Menggerototi tulang

Merayapi sela-sela jiwa ini

 

Ombak itu menggulung

Menderu-deru

Menghantam tepian kalbu

Berdiam tak bergerak

 

Layaknya dejavu

Berulang bergilir

Mencabik-cabikku

Tapi disini aku tetap tegak

Tuk mengingatMu

 

Surabaya, Maret 2017

 

 

Rapuh

Kulihat seorang ayah renta tua

Duduk ditepian kasur termenung

Menyeka luka dikakinya

Tertunduk meratapi nasib

 

Kupandangi wanita yang kusebut Mama

Tergeletak lemah stroke menyerang

Tangan kiri terkulai tak berdaya

Teronggok dalam kursi rodanya

 

Kusaksikan pemuda itu pergi

Meradang meninggalkan luka

Tak kembali mengejar amarah

Kebencian itu ada di sorot matanya

 

Ah rumah ini begitu besar tapi kosong

Dan aku sendiri terkulai lelah

Memandang waktu terus tergerus habis

Tapi dalam doaku untukMu

Kau kuatkan jiwaku yang rapuh ini

 

Surabaya, April 2017

 

Bara Api Es

Subuh itu di kamar kos

Terbangun gundah

Ada detak berkecamuk di ulu hati ini

Kulinting batang rokok

Kuteguk arak itu

Kuhisap bong sabu

Kubiarkan melayang tanpa arah

Tapi tak semua itu menenangkanku

 

Langkahku terseok

Pundak terasa berat

Memikul dosa itu

Ingin kutusuk jantung kotor ini

Sayup-sayup alunan Alif…Lam..Min

Menghentikanku tuk bergejolak

 

PesanMu menyejukkanku

Bara Api itu menjadi es

Surabaya, April 2017

 

Labirin Rahim

Kerlingan mata sendu

Bibir merah merekah

Lenggok pinggul menggoda

Dua pualam itu menantang

 

Jeratan berahi selalu datang

Legungan berkeliaran diotak

Dentuman syahwat meletup

Menyebar urat nadi ini

 

Setiap kali kumasuki labirin rahim

Saat itu juga jatuh tertunduk

Sujud minta ampun padaMu

 

Surabaya, April 2017

 

Biodata Penulis :
> Ferry Fansuri kelahiran Surabaya adalah travel writer, fotografer dan entreprenur lulusan Fakultas Sastra jurusan Ilmu Sejarah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Pernah bergabung dalam teater Gapus-Unair dan ikut dalam pendirian majalah kampus Situs dan cerpen pertamanya “Roman Picisan” (2000) termuat. Mantan redaktur tabloid Ototrend (2001-2013) Jawa Pos Group. Sekarang menulis freelance dan tulisannya tersebar di berbagai media Nasional
ferry_fansuri@yahoo.comHP. 0818509233 Alamat Simogunung Barat Tol 3 no.1B Surabaya 6018

Tinggalkan komentar